Direnovasi, Cagar Budaya Sewokoprojo Jadi Tak Rapi


Gunungkidul – Renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya, Bangsal Sewokoprojo di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dinilai kurang memuaskan. Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sedang menyusun rekomendasi untuk memutuskan membutuhkan perbaikan ulang atau tidak kepada pihak ketiga.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Gunungkidul, Hermawan Yustianto mengatakan setelah melakukan peninjauan bangunan Bangsal Sewokoprojo ada beberapa hal yang menjadi catatannya. Di antaranya pengerjaan ditemukan banyak yang kurang rapi, kemudian juga masalah pengecetannya.

“Banyak yang kurang rapi terutama yang di atap (blandar). Kayu yang digunakan juga belum kering,” katanya usai meninjau di Bangsal Sewokoprojo pada Selasa (5/2).

Hermawan mengatakan beberapa temuan ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Kebudayaan Gunungkidul. Untuk memastikan apakah memang sudah sesuai dengan desain gambarnya atau belum.

“Harusnya sesuai gambar desain, tapi gambar desainnya bukan kami yang pegang. Jadi akan dikoordinasikan dulu dengan Disbud. Kemungkinan tidak sampai satu minggu sudah keluar rekomendasinya,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelestarian dan Nilai Budaya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Mantara mengungkapkan renovasi Bangsal Sewokoprojo dilakukan selama 75 hari pada akhir 2019 silam. Beberapa pengerjaan yang dilakukan yakni penggantian joglo kecil menjadi macan angop di sisi depan, penggantian blandar atau atap, menghilangkan rumah gamelan.

Kemudian melepas gebyok, dan mengubah warna yang disesuaikan dengan bentuk semula atau awal berdirinya. Seluruh pengerjaan pada renovasi tahap pertama ini menghabiskan dan sekitar Rp950 juta dari dana keistimewaan.

“Tahap pertama renovasi baru selesai akhir 2019 kemarin, dan sampai Juni mendatang masih dalam tahap pemeliharaan,” ucapnya.

Agus mengatakan Bangsal Sewokoprojo ini memang akan dikembalikan seperti awal mula. Pun demikian dengan kawasan di sekitarnya yang saat ini masih ada bangunan kantor Satpol PP, Dinas Kebudayaan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang akan dihilangkan nantinya.

“Nanti hanya tinggal Bangsal Sewokoprojo dan di sekitarnya taman saja. Jadi ini bergerak terus, diselesaikan dalam beberapa tahapan,” katanya.

Beberapa bangunan kantor di sekitarnya tersebut renancanya akan dipindahkan. Untuk tempat barunya nanti pihak Pemkab yang memutuskan. “Target kami secepatnya,” ucapnya.(Mel)

 


Tags :

bm
Created by: jogjanet

Post a comment