Tanah Amblas dan Longsor, Ancam 20 KK di Gunungkidul


Gunungkidul - Tanah amblas dan longsor terjadi di Dusun Brongkol, RT 3/8, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Belum ada rumah yang rusak, tetapi mengancam sedikitnya 20 Kepala Keluarga (KK) ketika terjadi hujan deras. 

Suyatno, (60), warga Dusun Brongkol, RT 3/8, Desa Purwodadi mengatakan tanah yang amblas dan longsor itu miliknya yang lokasinya tepat di belakang rumah. Ia mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Senin (6/1) dini hari. 

"Saat itu malamnya hujan deras. Pagi-pagi saya di dalam rumah hanya terdengar suara 'bleg-bleg' dan bergetar. Saya keluar ke belakang rumah, pohon-pohon sudah roboh," katanya ditemui di kediamannya pada Kamis (9/1). 

Pantauan di sekitar lokasi, rumah milik Suyatno berada di lereng bukit. Di belakangnya berupa tanah dengan medan yang menurun. 

Suyatno mengatakan tanah yang amblas ada tiga lokasi di belakang rumahnya. Sedangkan untuk tanah longsor akibat tanah yang merekah sepanjang 16 meter di satu lokasi. "Tanah yang longsor itu mengancam pemukiman di bawahnya, di Dusun Dusun Kenis, Desa Purwodadi," ucapnya. 

Kepala Desa Purwodadi, Sagiyanto mengatakan akibat tanah longsor itu mengakibatkan jalan di desa sempat tertutup. Kerja bakti dilakukan melibatkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, dan TNI hingga Rabu (8/1). 

Ia menyebut selain sempat menutup jalan desa, tanah longsor itu juga sudah sampai ke pekarangan rumah warga. "Jika hujan deras lagi, bisa mengancam pemukiman. Jumlahnya sekitar 20 KK atau 80 jiwa yang tinggal di bawah tebing," katanya. 

Sagiyanto juga mengatakan untuk penanganan sementara ini dengan dibuat talud di sekitarnya. "Ini untuk sementara saja, yang dibutuhkan saluran air," pungkasnya.(atk)


Tags :

bm
Created by: jogjanet

Post a comment