Disdikpora Gunungkidul Upayakan Perbaikan Sekolah Rusak



Gunungkidul - Dinas Pendidikan Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul (Disdikpora) secara berangsur akan memperbaiki bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Seperti di gedung SD Negeri Kanigoro ll, Dusun Klumpit II, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari yang yang atapnya disangga dengan memakai bambu. 

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan dirinya mendapatkan laporan mengenai atap gedung SD Negeri Kanigoro ll, Dusun Klumpit II, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari yang rusak. 

"Kami langsung mendatangi lokasi. Pihak sekolah kami himbau supaya tidak ada aktivitas di lokasi atap gedung yang rusak, guna menghindari hal yang tidak diinginkan," kata Bahron saat dihubungi Sabtu (25/1).

Bahron mengatakan dari hasil pemeriksaan terdapat satu ruangan rusak parah pada bagian atap, dan harus disangga menggunakan bambu. Satu ruangan lainnya mengalami kerusakan sedang. Sisanya mengalami kerusakan ringan. 

"Bangunan direhab terakhir tahun 2007 dan satu ruang rusak berat patah kap (atap) nya sehingga struktur kayunya menjadi rapuh," ucapnya

Bahron menyebut Disdikpora akan segera membongkar sekolah tersebut. Namun demikian yang terpenting adalah bagaimana upaya memberikan pelayanan maksimal kepada peserta didik di SDN Kanigoro II.

Saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga diharapkan pihak sekolah melihat situasi. Jika dirasakan tidak aman sebaiknya para siswa dipindahkan sementara ke ruangan lain atau meminjam ruangan sekolah terdekat. 

"Satu ruangan yang rusak parah tidak boleh digunakan. Tahun ini akan segera diperbaiki. Kemungkinan dibongkar semua, jangan sampai para siswa khawatir saat belajar. Mereka itu masa depan kita," paparnya. 

Sekolah rusak sebelumnya juga ditemukan di SD Gedangklutuk,Dusun Gedangklutuk, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, November 2019 lalu. Salah satu ruangan kelas disangga bambu.(mel)

Tags :

bm
Created by: jogjanet

Post a comment