Coronavirus, Sardjito Siapkan Ruang Isolasi


Sleman – RSUP Dr Sardjito Yogyakarta telah menyediakan ruang isolasi ketika memang ada pasien yang diketahui terkena virus corona 2019-nCov. Selain itu juga telah menyediakan alat pelindung diri dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kesiapannya sebagai rumah sakit rujukan.

Anggota Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUP Dr Sardjito, Ipung Purwaningsih mengatakan ruang isolasi itu menggunakan tekanan udara negatif untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui udara.

“Udara kotor yang akan dibuang ke luar ruangan akan melalui sistem penyaringan tiga lapis. Sehingga tidak akan ada dampak terhadap siapapun di luar ruangan,” katanya di kantornya pada Selasa (28/1).

Terdapat delapan tempat tidur di dalam ruang isolasi ini. Setiap tempat tidur pun masih dibagi dalam kategori. Yakni kriteria pemantauan, dalam pengawasan, probable, dan terkonfirmasi.

“Tidak akan dicampur, prinsipnya memutus mata rantai penularan. Pasien tidak boleh dikunjungi, dan pelayanan medis oleh SDM yang sudah disiapkan,” katanya.

Ipung mengatakan ruang isolasi ini sebenarnya sudah ada sejak kewaspadaan terhadap virus SARS pada 2003 silam. Saat ini seluruh peralatannya pun masih berfungsi dengan baik.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menambahkan sampai saat ini masih belum ada pasien yang positif terkena virus corona 2019-nCov yang dirawat. Hanya ada sekitar 3 orang yang meminta untuk melakukan cek kesehatan setelah sebelumnya sempat berkunjung ke China.

Banu mengatakan pihaknya pun siap ketika nantinya ada pasien yang dirujuk karena positif penyakit yang mewabah di Wuhan, China ini. “Untuk biayanya mereka yang terkena virus corona ini ditanggung BPJS. Tapi kalau hanya chek up, ya ditanggung sendiri,” ucapnya. (Ika)      


Tags :

bm
Created by: jogjanet

Post a comment