Malware Perbankan Android Menyasar Semakin Banyak Pengguna

Penjahat dunia maya selalu mencari cara baru untuk mencuri kredensial perbankan konsumen dan penelitian baru dari ESET telah menyoroti ancaman aplikasi perbankan palsu yang sering diabaikan.

Telah ada temuannya dalam sebuah buku putih baru yang berjudul, "Malware perbankan Android: Aplikasi Trojan Canggih vs Bank Palsu" yang mengungkapkan bahwa aplikasi perbankan palsu dan Trojan bank canggih adalah dua jenis malware Android banking yang paling umum.

Peneliti malware ESET, Lukáš Štefanko menjelaskan bahwa aplikasi perbankan palsu menimbulkan ancaman yang signifikan dan bisa seefektif Trojans perbankan, dengan mengatakan:

“Analisis kami terhadap dua jenis malware perbankan (keduanya sebelumnya telah ditemukan di Google Play store resmi) telah menunjukkan bahwa pengoperasian sederhana aplikasi perbankan palsu hadir dengan keuntungan tertentu yang tidak dimiliki Trojan perbankan yang ditakuti. Sementara Trojan perbankan telah lama dianggap sebagai ancaman serius bagi pengguna Android, aplikasi perbankan palsu terkadang diabaikan karena kemampuannya yang terbatas. Meskipun secara teknis tidak maju, kami percaya aplikasi perbankan palsu mungkin sama efektifnya dalam mengosongkan rekening bank seperti Trojan perbankan,” katanya dikutip dari techradar, Februari 2019.(Apa itu Google Chromebook?)

Aplikasi perbankan palsu vs. Trojans
Kekuatan utama dari aplikasi palsu adalah peniruan langsung mereka terhadap aplikasi perbankan yang sah dan jika pengguna menyukai trik mereka, ada kemungkinan besar bahwa mereka akan memperlakukan aplikasi tersebut menganggapnya aplikasi yang sah dan mengirimkan kredensial mereka.

Selain itu, aplikasi perbankan palsu tidak meminta izin mengganggu yang biasanya diminta oleh Trojan yang cenderung menimbulkan kecurigaan pengguna setelah instalasi. Trojan perbankan canggih juga lebih rentan terhadap deteksi karena teknik canggih mereka yang bertindak sebagai pemicu berbagai langkah-langkah keamanan.

Untuk mencegah korban dari aplikasi perbankan palsu, ESET merekomendasikan agar pengguna memperbarui perangkat Android mereka dan menghindari toko aplikasi tidak resmi. Perusahaan juga menyarankan untuk memeriksa peringkat, ulasan, jumlah pemasangan dan izin yang diminta sebelum menginstal aplikasi apa pun dari Google Play Store.

Aplikasi palsu sering tampak identik dengan rekan mereka yang sebenarnya sehingga diperlukan uji tuntas agar dapat mendeteksi mereka secara efektif.

Tags :

bm
Created by: Kakikukram

Post a comment