Mencegah cedera dengan design sepatu yang baik

Para peneliti telah menemukan, dampak berlari hampir seluruhnya terserap sebelum getaran mencapai tubuh bagian atas.

Periset percaya pelari mengkompensasi tekanan berulang dari langkah kaki mereka, yang diketahui menyebabkan cedera otot dan kerangka, dengan mengubah langkahnya sehingga tidak mempengaruhi tori mereka.

Delphine Chadefaux, seorang peneliti pasca doktoral di Universitas Aix-Marseille di Prancis, mengumpulkan 10 pelari untuk mengetahui bagaimana mereka beradaptasi.

Dia menemukan bahwa sementara pelari bertelanjang kaki mengalami empat kali lebih banyak energi kejutan di kaki mereka. Getaran sebagi besar menyebar sebelum mencapai tingkat pinggul.

Menurut Science Daily, dia mengatakan banyak penelitian yang terlibat dalam pengembangan lari atau sepatu tidak cukup fokus pada propagasi kejut.

"Kami akhirnya ingin menggunakan wawasan yang kami dapatkan untuk memajukan pemahaman kolektif tentang bagaimana mencegah cedera dan merancang sepatu lari yang lebih baik,” katanya pada sebuah konferensi sains akustik di Boston.

Studi tersebut mendeteksi sebuah "strategi yang disiapkan oleh sistem neuro-muskuloskeletal untuk melindungi" tubuh bagian atas.

Artinya, bagaimanapun, bahwa kaki, tulang kering dan lutut menanggung beban shock. Seiring waktu ini bisa menyebabkan luka seperti kelelahan otot, shin splints dan runner's lutut.(kakikukram.com)

Tags :

bm
Created by: Kakikukram

Post a comment